Hindari Menggunakan Pinjaman Rentenir di Sekitar Anda

Hindari Menggunakan Pinjaman Rentenir di Sekitar Anda

Tips & Trick Tak ada komentar pada Hindari Menggunakan Pinjaman Rentenir di Sekitar Anda

Pernahkah Anda mengalami keadaan sangat memerlukan uang namun tabungan Anda tidak mencukupi padahal kebutuhan tersebut begitu mendesak? Pastinya dalam keadaan seperti itu meminjam uang akan terbesit di pikiran Anda karena memang itulah yang umumnya dilakukan oleh banyak masyarakat. Namun ketika kerabat atau teman juga tidak memiliki kelapangan finansial untuk meminjami Anda sebesar yang dibutuhkan maka terkadang pikiran praktis Anda langsung berpikiran tentang pinjaman dari lintah darat atau pinjaman rentenir. Pinjam uang kepada rentenir tak banyak beda dengan pinjaman perorangan lainnya, namun dikatakan lintah darat atau rentenir karena bunga yang dibebankan terlalu tinggi dibandingkan bunga pinjaman pada umumnya.

Meskipun dalam keadaan yang sangat mendesak, mestinya Anda tidak harus berurusan dengan rentenir karena pastinya nanti akan mengakibatkan kerugian di pihak Anda. Apalagi jika rentenir tersebut meminta Anda menggunakan barang jaminan seperti sertifikat rumah, BPKB motor ataupun motor itu sendiri. Pengenaan bunga yang terlalu tinggi akan menjerat Anda ke dalam lubang hutang yang semakin menggunung. Ditakutkan nantinya Anda tidak akan sanggup untuk membayarkan seluruh tanggungan Anda dan jaminan harus disita oleh pihak pemberi pinjaman.

Cara Membedakan Pinjaman Rentenir atau Bukan

Lalu bagaimana cara Anda bisa membedakan apakah itu pinjaman rentenir atau bukan? Umumnya rentenir di suatu daerah akan terkenal dalam mematok bunga tinggi sehingga Anda dapat bertanya kepada masyarakat lain perihal calon pemberi pinjaman tersebut. Namun cara lain juga dapat Anda lakukan misalnya:

contoh pinjaman rentenir

  1. Dengan membandingkan pemberian bunga dengan bunga bank atau bunga perusahaan pembiayaan lainnya. Apalagi jika pemberi pinjaman meminta jaminan, maka seharusnya bunga yang diberikan tidak berbeda jauh dengan bunga pinjaman bank dan perusahaan pembiayaan.
  2. Pelajari tata cara pengajuannya, pinjaman rentenir pada awalnya akan memudahkan proses pencairan dana bahkan tanpa ada survey jika Anda mampu memberikan jaminan yang diminta. Namun karena bunga yang terlalu tinggi dan jangka waktu yang biasanya pendek, nantinya Anda akan kesulitan dalam pembayarannya dan itulah yang diinginkan oleh rentenir.
  3. Biasanya dimiliki oleh perorangan dan bukan berbadan hukum. Perusahaan berbadan hukum akan tunduk pada peraturan pemerintah apalagi dalam bidang usaha ekonomi. Sedangkan untuk perorangan akan lebih bebas dan mencari mangsa di kalangan masyarakat bawah yang merasa kesulitan dalam mengakses pinjaman bank yang lebih terjangkau.

Bagi Anda yang memang memerlukan uang dalam waktu singkat, jika Anda memiliki barang jaminan, usahakan meminjam terlebih dahulu ke kerabat atau teman. Jika tidak ada yang bisa membantu maka cobalah untuk mencari pinjaman di koperasi, organisasi atau perkumpulan yang Anda ikuti. Misalnya perkumpulan warga RT atau koperasi karyawan dan sebagainya. Pilihlah mana yang paling cepat dalam pencairan dana dan memberikan bunga yang paling ringan sehingga tidak mengakibatkan Anda susah untuk membayarkannya kembali.

Praktek pinjaman rentenir ditutupi atau tidak masih banyak beroperasi di sekitar Anda. Tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat perlu dikembangkan terutama pendidikan ekonomi dan perbankan agar tidak terlibat dalam praktek rentenir. Usaha pemerintah dalam menyediakan bantuan pinjaman dana berbunga rendah untuk keperluan usaha juga sudah mengurangi praktek ini namun masih kurang sosialisasi nya terutama di masyarakat kelas bawah sehingga masih perlu terus digalakkan untuk mengusir praktek-praktek rentenir yang dapat merugikan masyarakat. Ada baiknya untuk melaporkan jika ada praktek semacam ini ke kepala RT atau kepala desa agar tidak ada anggota masyarakat yang terpincut dan terjerat sehingga mengalami kerugian yang cukup besar.

Leave a comment

Back to Top