Menghitung Bunga Pinjaman Bank BRI

Menghitung Bunga Pinjaman Bank BRI

Kredit Pinjaman Tak ada komentar pada Menghitung Bunga Pinjaman Bank BRI

Setiap pinjaman yang ada di bank selalu saja dikenakan bunga.Tidak hanya pinjaman reguler saja, pinjaman usaha ataupun pinjaman agunan juga diberlakukan hal demikian. Sebab lewat bunga itulah bank meraup keuntungan. Sebagai nasabah tentu saja Anda ingin mendapatkan banyak keuntungan dengan cara membayar bunga yang rendah. Tapi itu semua tidak akan terwujud bila Anda tidak tahu bagaimana cara menghitung bunga pinjaman bank BRI yang ada. Lantas bagaimanakah cara menghitung pinjaman uang di bank yang benar?

Jenis dan Cara Menghitung Bunga Pinjaman Bank BRI

1. Bunga flat

Bunga flat merupakan bunga yang sangat menguntungkan. Sebab sampai kapanpun bunga tersebut tidak akan berubah. Tak heran jika banyak konsumen yang lebih suka menikmati bunga flat. Bunga flat bisanya ditemukan pada KPR ataupun KTA. Keistimewaan bunga flat adalah seperti berikut:

  • Hitungannya lebih mudah dan tidak rumit. Bahkan perhitungannya bisa dilakukan dengan cara manual.
  • Karena bunga flat, maka sampai akhir masa kredit besarnya juga terus sama.
  • Selain suku bunga yang tetap, cicilan utama tiap bulan juga tidak berubah sama sekali.
  • Cara perhitungan bunga flat adalah lama pinjaman dikalikan dengan bunga per bulan. Mudah sekali bukan?

Itulah keistimewaan dan ciri khas dari perhitungan bunga flat yang ada pada bank.

Baca juga: KTA BNI

2. Bunga kredit efektif

Selain bunga flat, bank BRI juga menetapkan bunga pinjaman bank BRI yang efektif. Ciri dari bunga kredit efektif adalah seperti berikut:

  • Bunga kredit terus berubah-ubah tiap bulannya.
  • Perubahan bunga kredit bisa terjadi karena bunga kredit selalu dihitung dari saldo akhir yang masih tersisa. Hal seperti ini lumrah ditemukan pada KPR.
  • Besar suku bunga bisa menurun ketika sisa cicilan juga berkurang atau dengan kata lain sliding rate.
  • Cara penghitungan bunga kredit efektif adalah bunga tiap bulan = ( saldo paling akhir x presentase bunga tiap tahun) : 12.

Karena tingkat suku bunga yang terus berbeda inilah banyak nasabah yang enggan untuk memilihnya.

3. Bunga Anuitas

Dibandingkan dengan bunga yang lain, bunga anuitas ini perhitungannya jauh lebih rumit. Tapi ciri khas dari bunga anuitas adalah seperti berikut:

  • Perhitungan lebih rumit dan kadang harus dilakukan dengan software perhitungan khusus.
  • Bunga yang harus Anda bayar dihitung dari besar pokok yang harus dibayarkan.
  • Bunga dan sisa angsuran pokok terus berbeda serta cenderung berbanding terbalik. Jadi semisal bunga cicilan kecil maka angsuran pokok justru membesar.
  • Bunga kredit anuitas ini masih sering ditemukan pada produk KPR bahkan kredit tanpa agunan.

Karena perhitungan yang lebih rumit inilah yang membuat nasabah juga masih enggan untuk menikmatinya. Wajar saja karena jumlah uang yang dikembalikan kepada bank dengan uang yang diterima pada awal kredit juga jauh berbeda. Kemampuan menghitung bunga ini tentu saja memberikan keuntungan tersendiri. Misalnya saja Anda mampu merencanakan besar kredit sebelum mengajukan. Bahkan dengan cara ini Anda juga bisa mengetahui bagaimana kemampuan finansial ketika sudah mulai membayar kredit.

Itulah jenis bunga pinjaman bank BRI yang sering diterapkan. Dari ulasan ini tentu saja bunga flat jauh lebih menguntungkan dibandingkan jenis bunga bank lainnya. Tapi sayangnya tak semua produk pinjaman sudah menerapkan bunga flat atau bunga tetap ini. Perencanaan yang benar tentu saja akan membuat Anda lebih bijak dalam menyikapi bunga kredit ini. Semakin bijak dalam menyikapi tentu diri Anda semakin diuntungkan. Demikian tips ini dan semoga Anda terbantu.

Leave a comment

Back to Top